Senin, 08 Juli 2013

KEINGINANKU HARI INI UNTUK RAMADHAN YANG BERKAH

 mungkin besok itu ramadhan
mungkin lusa
mungkin.....


entak besok
entah lusa
aku ingin mendapatkan yang paling special

lailatul qodr
yaaaa.... katanya butuh trik khusus untuk mendapatkannya

aku tahu....
dan aku ingin .... ingin sekali
mendapatkan malam MU
malam lailatulqodr

Sabtu, 23 Februari 2013

SUKA DAN DUKA


Suka dan Duka datang silih berganti
Ya… itulah logika kehidupan. Berputar sesuai aturannya. Sejenak mereview kejadian kemarin. Maklum saya masih belajar menulis. Bahkan masih jauh dari tulisan yang baik. apapun hasilnya tulis saja. Baik tidaknya  belakangan. 

Tinggal edit kan ? hehe

Akhir Desember 2012 ditutup dengan liburan yang menyenangkan. PULANG KAMPUNG. Hampir semua kawan kerja saya yang berasal dari luar kota mudik. REFRESH tahap dua.Tahap pertama Survival tahap dua bersenang – senang melaksanakan hak keluarga ( silaturrahim).

Seperti biasa hari pertama masuk. Selalu banyak makanan unik di sekolah. Pelatihan disuguhin makanan daerah kan mak nyuss ya… Begitulah. Perjalanan aman dan semua  siap mengikuti enrichment. Waktu itu membahas rules, akhlaq  kalau tidak salah.
2013
Dimulai dari Januari, beberapa notes kawan mengatakan resolusi 2013, Replan 2013, new plan 2013. Entah mereka gagal di tahun 2012 atau mau meningkatkan keberhasila di tahun ini. Yang pasti sesuai dengan Sabda Rasulullah kan menjadi manusia yang lebih baik.

Ya.. Hari ini lebih baik dari hari kemarin
Sehingga
Bulan ini lebih baik dari bulan kemarin
Dan
Tahun ini lebih baik dari tahun kemarin

Jadi tidak ada masalah. Alhamdulillah kabar bahagia untuk keluarga di sekolah terdengar indah. Satu per satu menginfokan akan melepas lajang, ups menggenapkan diin ya…. Subhaanallah.  Dimulai dari kabar kelas paling kecil   guru Playgroup. Kami semua yang mendengar sangat bahagia.

Tak lama terdengar kabar dari TKA. Subhaanallah sudah dua orang. Dan ternyata dibulan ini, FEBRUARI 2013 ada dua fasil sabin yang mengenapkan Diin. Heheh siapa lagi  ya… oh ternyata kabarnya muncul dari Kakak SD yang di saung Semeru ( betul nggak nama saungnya…)

Alhamdulillah tanggal 9 Februari  ( Ms Erin) tanggal 10 Februari ( Mr Dafit) sudah memenuhi sunnah Rasul dengan lancar. Tentu kami pun merasa sangat bahagia dengan kabar ini. PASTI.

Tidak lama lagi kabar bahagia muncul dari pulau seberang lampung ada yang punya gawe.. yan Neng cantik tanggal 3 Maret kan… semoga lancar ya Cantik.. kali ini fasil TKB. Alhamdulillah semoga banyak yang menyusul meraup keberkahan  yang lebih banyak.amiin

Tapi…  disela – sela kabar  bahagia itu juga ada kabar yang berlawanan dengan bahagia.
Kabar duka dari salah satu fasil TKA saudaranya kembali ke rahmatullah, kemudian  dihari yang sama dengan pernikahan  teman kami Ayahanda Ms F juga kembali ke Rahmatullah. Selang beberapa hari kemudian Ibunda dari ketua yayasan yang menaungi sekolah, Ayahanda fasil outbound kembali ke rahmattullah, dan yang terakhir salah satu keluarga dari patner mengajar saya juga kembali ke rahmatullah.

Innalillahi wainnaa ilaihi rajiiun

Bagian dari kehidupan 

Untuk yang berbahagia Alhamdulillah, Barokallahu laka wa baaroka jama’a baina kumaa fii khoir semoga senantiasa sakinah bersama Allah dan Rasul NYA

Untuk yang yg diuji, semoga Allah menyayangi keluarga kita semua. Memberikan maaf kepada kita semua sehingga kita layak mendapatkan hadiah dari Allah. Amiiin

Ada sedih ada bahagia…..dan kita tetap harus banyak bersyukur dan berbenah untuk mengharap keridhaanya. Insyaallah..








senyum, dan semangat mengawali kebahagiaan hari ini.....spirit!!

Jumat, 26 Oktober 2012

TIPS AGAR TETAP BERCAHAYA DI TENGAH GELAP

Pada dasarnya manusia tidak bisa hidup sendiri. Mereka bergerak dan tumbuh dengan membutuhkan bantuan dari orang lain meskipun hanya dalam hitungan detik. Maka jelas bila dari beberapa referansi manusia adalah pribadi individual yang humanis.

Kenapa mesti berbaur atau berhubungan dengan orang lain. Ternyata jika kita melihat contoh yang diberikan oleh Rasulullah begitu jelas. Setelah dikaji secara mendalam oleh para ulama sejarah menceritakan bahwa Rasulullah lebih memuji orang yang berbaur dengan masyarakat dan mampu bersabar  atas resiko yang akan ada di depannya, ketimbang orang yang  tidak mau berbaur dan bersabar.

berbaur dekat dengan mewarnai atau diwarnai maksudnya adalah mempengaruhi atau di pengaruhi . Kunci yang paling utama untuk bisa berbaur dengan baik adalah


SABAR

 Kesabaran disini tidak sendiri ada perangkat  yang menguatkan kesabaran itu. Yaitu:
  1. Senantiasa menjaga niat IkHLASH.
  2. Senantiasa meningkatkan ILMU PENGETAHUAN 
  3. Senantiasa Menjaga KETELADANAN dan PERILAKU 
  4. Senantiasa menjaga hubungan baik dengan Orang - orang SHOLIH 
  5. Berusaha memahami strategi untuk bersungguh - sungguh mengajak kepada kebaikan 
  6. Berusaha memahami cara dan seni untuk berbaur
  7. Memperbanyak tajribah (pengalaman 

#senyum, dan semangat mengawali kebahagiaan hari ini.....spirit!!

Sabtu, 20 Oktober 2012

Baca! secarik surat curhat seorang anak SMA :

 
Alam memang begitu sangat indah. Aku merasa sekolah begitu sangat penting, bahkan sakit separah apapun aku selalu minta untuk sekolah. Istilahnya jangan harap aku akan bolos sebelum terbaring di rumah sakit. Sekolah sangat menyenangkan.

Namun selama perjalanan sekolah dari SD – SMA banyak sekali perombakan kebijakan pendidikan. aku tak sempat memikirkan apa itu yang penting aku masih bisa belajar, tidak ada masalah. Lama – lama aku seperti menjadi kelinci percobaan para pembuat kebijakan pendidikan. 

Setiap hari aku datang ke ruang BK. Bukan karena aku punya masalah terkait perilaku tetapi aku mencari jawaban kenapa ganti kebijakan berulang kali. Mula – mula aku membawa korang ke BK. Aku tunjjukkan berita yang menjadi headline news “BANYAK SISWA GAGAL UN” apalagi  daerah terpencil. 

Aku masih duduk di kelas dua. Kebetulan aku sudah tinggal di kos. Ada senior yang menjelang ujian bingung bagaimana belajarnya. Ditarget 3,0 kurang dari itu tidak lulus. Meskipun hanya tiga tapi jika dipaksakan hasilnya juga tidak maksimal.

Aku sering bertanya ke BK kenapa ujiannya hanya tiga mata pelajaran padahal dulu waktu saya SD dan SMP tidak begitu,  bahkan aku dulu tidak ditarget 3,0 hasilnya malah lebih bagus dan memuaskan.”Kenapa? “ Guru BK di sekolah pun segera menjelaskan permasalahan pendidikan Indonesia versi beliau. Dan kami menjadi sering berdiskusi masalah pendidikan yang carut – marut di Negara ini.

Tahun berikutnya aku yang merasakan kepanikan yang luar biasa. Berita di koran nasional banyak menyoroti kebocoran soal, guru yang membantu menjawab soal dengan sms, banyak guru yang mengajari siswa mencontek dan lain sebagainya. Berita pendidikan yang jauh dari  nilai pendidikan.

Kali ini aku memang merasakan kepanikan luar biasa. Tidak seperti ujian SD dan SMP, waktu itu aku merasa sangat santai dan aku tinggal menyesuaikan dengan target nilai yang sudah kurencanakan. Tapi kali ini seperti didorong sekuat tenaga oleh kebijakan yang menurutku sangat mengganggu. Meskipun hanya 4.0 naik setingkat dibanding tahun 2003

Proses pendidikan dalam rentang waktu 1998 – sekarang sering berganti kebijakan. Dari kurikulum berbasis kompetensi, KTSP, dan lain – lain menjadi momok untuk siswa guru dan orangtua. Entah ada kebijakan terselubung atau tidak yang jelas dilapangan banyak muncul pendidikan alternatif dan lembaga bimbingan belajar menjamur dimana – mana.

Faktanya beberapa sekolah memang mempunyai kualitas yang lebih baik karena SDM yang ada didalamnya cepat belajar menangkap perubahan kebijakan pendidikan namun ada sekolah yang tampak selalu panic dan bingung harus melakukan apa untuk mengejar ketertinggalan dari kebijakan baru yang terus berganti.
Pad akhirnya aku mengerti bahwa pendidikan seharusnya memang harus orang yang ahli yang menggarapnya… 

#senyum, dan semangat mengawali kebahagiaan hari ini.....spirit!!
 

Minggu, 20 Mei 2012

RESENSI BUKU >> MUQADIMAH CINTA Resep Mujarab Rasulullah Mencari Jodoh itu Asyik &Pasti Berhasil


RESENSI BUKU
Judul Buku          :      MUQADIMAH CINTA
                                        Resep Mujarab Rasulullah
                                        Mencari  Jodoh itu Asyik &Pasti Berhasil
Penulis                :       Ummu Azzam
 Penerbit             :       Qultum Media
 Cetakan             :       Pertama. Maret 2012
 Tebal                  :      X + 198   15 X 23 cm
 Harga                 :      Rp 35.000,-

Seri sakinah, 3 buku yang diterbitkan secara bersamaan dengan muatan isi yang berbeda. Penulis ingin menggambarkan prosesn pra nikah, proses nikah sampai pasca akad nikah dalam buku yang berbeda. Buku yang pertama disebut sebagai seri sakinah yang pertama. Sub judul yang menggelitik pembaca “ Mencari jodoh itu asyik & pasti berhasil” mampu memfokuskan fikiran pembaca untuk konsetrasi mengambil buku ini kemudian memutuskan untuk membelinya.


Konsep buku yang ditulis memudahkan pembaca. Penulis memulai bab pertama dengan membahas fitrah cinta.  Pada bab ini penulis menjabarkan  secara singkat  tentang cinta dan nafsu menjaganya supaya tetap menjadi fitrah.


Cinta itu adalah rasa yang mampu menyucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, memunculkan keberanian, mendorong berpenampilan rapi, membangkitkan selera makan, menjaga akhlaq mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memerhatikan pergaulannya dengan baik, serta menjaga adab dan kepribadian. 

Penulis menjelaskan bahwa cinta merupakan ujian bagi orang – orang saleh dan cobaan bagi ahli ibadah. Maka penjaga cinta adalah kekuatan iman yang disandarkan kepada Allah swt.
Penulis memberi data lengkap dari Ibnul Qayyim yang menjelaskan bahwa orang yang jatuh cinta mendapat perhatian khusus dari Allah. Selama cinta itu bersumber dari Iman yang kuat. Iman yang kuat berakar dari hati yang terjaga (menundukkan pandangan)


Di bab ke dua membahas tentang ikhtiar cinta. Apa saja yang dijabarkan oleh penulis,
 Misalnya : Meyakinkan sepenuhnya bahwa jodoh  sudah di tentukan dari Allah. Ini sesuai dengan QS Ar – Rum (30) ayat 21. “litaskunu ilaiha” (supaya kamu cenderung dan tentram kepadanya) kemudian kata sakinah yang berarti tenang.  (QS Al – A’raf (7) :189); Jodoh ideal itu kunci kebahagiaan.


 Yang dimaksudkan ideal  menurut penulis adalah berdasarkan hadist Rasulullah; Penulis menegaskan kembali bahwa setiap manusia mempunyai jodoh
Gambaran calon suami /calon istri ideal pun di sajikan dalam buku ini. Misalnya untuk calon suami ideal  baik agamanya, lemah lembut dan penyayang, kuat dan amanah, mampu secara ba’ah, bertanggung jawab, dan  sepadan (sekufu). 

Sedangkan criteria istri ideal yang digambarkan oleh penulis antara lain : Shalehah dan taat beragama, Subur, sangat mencintai, perawan,cantik,  berasal dari keturunan mulia, ‘afifah (mampu menjaga kesucian dirinya).

Semua criteria yang dijabarkan dalam buku ini selalu diiringi dengan hadist dan beberapa ayat Al – Quran. Ada kiat agar hati semakin mantap menyempurnakan setengah agama : bekal ilmu, istiqomah dalam beribadah, mental, mempersiapkan nafkah yang halal/thoyyib (laki2)

Dalam pernikahan  semua dipersembahkan lillahi ta’ala karena menikah bertujuan sakinah mawaddah warohmah. Sehingga setiap perjalanan menuju kesana senantiasa hanya mengharap keberkahan baik sebelum maupun sesudahnya.

 Buku ini begitu praktis membahas detai mulai dari awal sampai proses nikah, bahkan adab menolak/membatalkan pun disampaikan oleh penulis dengan bahasa yang mudah dipahami.

 Pernikahan haruslah memenuhi criteria lillah, billah dan ilallah. Yang dimaksud lillah adalah niat nikah itu harus karena Allah, proses dan caranya harus Billah sesuai dengan ketentuan Allah, termasuk didalamnya pemilihan calon, dan proses menuju jenjang pernikahan (bersih dari pacaran/nafsu) terakhir ilallah tujuan pernikahan adalah menggapai ridha Allah.

Buku ini banyak kelebihannya, ada dalil penguat pasca penulis menentukan point tertentu. Kekurangan hanya bersifat visual akan berefek memudahkan pembaca semakin tertarik mengambil point utama yang dimaksud. Penulis banyak menyisipkan hadist sholih di ujung setiap halaman. Maksudnya mempermudah pembaca memahami makna dari yang sampaikan penulis 

 Karena buku ini bersifat panduan muatannya lebih berisi dengan dalil pendukung setiap proses nikah yang dianjurkan dalam Al qur’an dan Al Hadist. Buku ini cocok di tujukan untuk setiap muslim dan muslimat yang sudah siap menggenapkan diinnya atau sedang mempersiapkan diri ke sana.

Wallahu'alam bisshowab 

Minggu, 15 April 2012

SEBAB MELEMAHNYA KOMITMEN SEORANG MUSLIM


SEBAB MELEMAHNYA KOMITMEN SEORANG MUSLIM
(Asbabu Dho’ful iltizaam)
Perjalanan seorang muslim mencapai derajat paling tinggi tidak serta merta mudah didapatkan, membutuhkan proses secara berkelanjutan. Baik dari aspek pribadi maupun aspek keluarga. Untuk mencapai pemahaman tertinggi tentang komitmen seorang muslim sebaiknya belajar memenejemen pribadi menjadi pribadi yang lebih dekat dengan Allah SWT.

Secara judul mungkin seharusnya kita perlu mengetahui faktor apa yang membuat komitmen seorang muslim meningkat. Ternyata sebelum membahas tentang faktor penguat, terlebuh dahulu mengetahui sebabnya supaya ketika pribadi muslim sedang berusaha untuk menguatkan komitmen diin (agamanya) kemungkinan besar sudah mengetahui apa yang seharusnya dilakukan pun apa yang seharusnya tidak ia lakukan.

Komitmen (Iltizaam) adalah janji yang kuat kepada diri sendiri dan kepada Allah untuk mempersembahkan yang terbaik sesuai yang Allah dan Rasul perintahkan. Seseorang yang mempunyai Iltizaam yang kuat tentunya sudah mengetahui dan memahami urgensi dari apa yang ia yakini, ia percaya kepada Robbnya  dan mencintai Robbnya sehingga mencapai ketaqwaan tertinggi (totalitas).

Ciri – ciri orang yang mempunyai iltizaam yang kuat 

1.       Bertanggung jawab
Sikap yang bertanggungjawab muncul karena didukung dengan pemahaman yang baik . pemahaman yang baik itu menyeluruh (syammil ) dan mutakammil (sempurna). Bukan sepotong, bukan pula setengah.

2.       Lebih banyak berkorban
Iltizaam yang kuat memunculkan sikap tadhiyah yang tinggi, kenapa? Karena keikhlasannya terjaga, disisi lain ia percaya dengan jaminan Allah. Jiwa –jiwa yang pantang menyerah termasuk tanda jiwa yang percaya dengan janji Allah.

Berangkat dari pemahaman yang kuat seorang muslim akan mempunyai tadhiyah yang matang. Itulah kenapa Allah menurunkan wahyu “Iqra!” (bacalah!) dimana Iqra ini adalah fiil amar (kata kerja) yang berarti wajib.
Membaca itu menjadi kewajiban seorang muslim. Membaca apapun, misalnya membaca buku, membaca alam, membaca hal - hal yang positif yang bisa membuat jiwa kita senantiasa hidup.

3.       Produktif
Setiap menit adalah amanah. Setiap detik juga amanah. Sepanjang waktu adalah amanah. Seorang muslim yang mempunyai semangat belajar menjadin pribadinya baik dimata Allah apsti tidak segan untuk mempelajari Ilmu NYA.
Setelah ia mempelajari ilmunya maka akan ada semangat untuk berbagi. Berbagai ilmu yang ia dapatkan. Dengan berbagi ilmuu akan menjadikan ia semakin bermanfaat dan semakin luas pengetahuan dan amalnya

4.       Optimis
Iltizaam yang tinggi akan mampu meningkatkan kepercayaan yang tinggi terhadap Allah. Semata – mata hanya karena Allah. Karena itu seorang muslim yang optimis akan cenderung memandang dunia lebih luas, ia merasa ada Allah yang selalu membantu setiap permasalahan dan ia percaya bahwa setiap permasalahan ada penyelesaian.
Ini bukan dengan diam saja. Dengan catatan seorang muslim akan Allah ganti nasibnya menjadi lebih baik jika dia berusaha merubah nasibnya.

Sebab iltizaam menjadi lemah
1.       Dho’ful iiman (lemahnya iman)
Iman mempunyai sifat berkurang dan bertambah. Namun dengan adanya sifat ini bukan untuk diberi toleransi  justru sebaliknya ketika kita merasa harus selalu menjaga iman supaya tidak terlena dengan kesia –siaan yang mengantarkan kita kepada kerugian.

Iman hanya akan stabil dengan komitmen amalan sholeh yang kita sendiri pula yang bisa merasakan. Maka sekuat apapun kita harus menjaga untuk melakukan kebaikan  (yang menguattkan iman) dan sekuat tenaga menjauhi yang melemahkan iman.
Segala yang berlebihan akan melemahkan iman bahkan yang makruh dan yang mubah.

Fenomena lemahnya iman adalah futur (futuur)
Future adalah berhenti setelah bergerak, artinya ada kemandekan setelah produktif. Cirinya mudah misalnya bosan.

Penyebab bosan ini mungkin berawal dari tidak seimbang (ghoiruttawaazun) dalam melakukan aktivitas sehingga terasa berat .  seorang kawan menceritakan pengalamannya ketika ia mengalami rasa bosa maka ia segera memvariasi amalannya. Selain itu  sekuat tenaga ia menghentikan amal yang sifatnya sia – sia

2.       Berkurangnya interaksi dengan Al – Quran ( dho'fu ta'aamilu ma'alquraan)
Al quran adalah pedoman hidup (Minhaajul khayaah). Itulah kenapa orang yang kuat interaksi dengan alquran hatinya hidup. Hidup karena dijaga Allah. Sejuk karena Al-quran memang diciptakan sebagai pedoman. Bagaimana orang yang berjalan dengan pedoman? Dia tidak akan tersesat karena punya pedoman hidup. Namun bagaimana dengan orang yang tidak mempunyai pedoman hidup?

Bisa dipastikan salah alamat/tersesat. Astaghfirullahal’adziim

Tahapan dalam berinteraksi dengan al – quran
a.       Membaca
Allah berfirman bahwa ketika membaca Alquran dengan tartil (QS Al – Muzammil 73 :4)
“…dan bacalah Alquran itu dengan tartil

Yang dimaksud dengan tartil disini adalah  membaca huruf Alquran sesuai dengan sifat – sifat huruf, membaca huruf dengan makhorijul huruf yang tepat serta dengan tajwid yang benar
  
b.      Hafal
Keistimewaan orang yang menghafal alquran adalah Allah akan akan selalu memberikan ketenangan di dadanya. Kemudian bagi yang mampu mendakwahkan isinya, jika wafat jasadnya akan di jaga oleh Allah SWT

c.       Tadabur
Tadabur alquran ini akan membentuk ruh/ jiwa qurani lebih kuat. Mungkin bisa dengan membaca terjemahan. Minimal membaca tafsirnya 

d.      Faham
e.      Mengamalkan yang difahami
f.        Mendakwahkan isi alquran  

3.       Lemahnya control /evaluasi (dho'fulmutaaba'ah)

4.       Menerima dunia dan bergantung kepadanya (iqbaaluddunyaa wattakhalluubihaa)
     Orang yang sukses dunia saja disebut orang yang khoosir (rugi ) sedangkan orang yang sukses akhirat disebut sebagai orang yang beruntung (faaizun) 
    Sebagai seorang muslim yang mempunyai iltizaam yang tinggi sebaiknya bisa sukses dunia dan akhirat.

Wallahua’alam bishowab

Minggu, 23 Oktober 2011

@BUNGA SORE WEDNESDAY

senyum, dan semangat mengawali kebahagiaan hari ini.....spirit!!
sebuah kisah.. kira -kira kalau menulis cinta Saya Bisa nggak Yaaaaaaaaaaaaa...simak cerita berikut ini....


@ bunga  Wednesday
Aku seorang gadis manis, bertahi lalat tepat di dekat alis mata. Menurutku wajahku biasa saja. Entah kenapa dengan wajah biasa- biasa saja perjalanan meniti jodohku masih berproses. Ya… bisa dibilang berusaha terus pantang mundur.
Namaku bunga seperti nama bunga dan aku sangat menyukai nama ini karena keindahan dan keharumannya . Perkembangan zaman yang tak menentu membuatku selalu ingin bertahan hidup dengan lebih baik.  Setelah lulus SMA aku berangkat ke Jakarta. Kota yang tak pernah aku banyangkan dimasa kecilku. Satu hal yang membuatku merasa lebih baik mencapai cita dan asaku dengan keringatku sendiri
Sesampainya di kota metropolitan aku tak seperti mereka yang bisa langsung bekerja dengan mudah. Meskipun aku punya saudara, aku merasa sangat bersyukur karena secara tidak langsung aku tak perlu khawatir untuk memikirkan dimana aku tidur. Sama halnya Semarang kota kelahiranku yang sejuk dan Indah.
Ke Jakarta aku membawa beberapa kenangan manis saat  SMP dan SMA. Kata orang kalau cinta pertama  itu sangat indah dan sulit ku lupakan. Aku mengalami ini. Masa- masa sekolah itu memberikan aku pengalaman cinta yang berharga. Rasa deg – deg an yang membucah hatiku, rasa rindu yang menggelisahkan jiwaku. Semua aku alami. Cinta pertama sengaja aku pendam. Tapi tidak dengan kenyataannya . sahabat baikku sangat tahu aku jatuh hati pada seorang cowok yang baik hatinya. Semula memang tak terfikir olehku untuk jatuh hati padanya. Aku fikir cinta itu menyesakkan dada.
Walhasil akhirnya seiring  berjalannya waktu aku semakin jatuh hati padanya. Surat yang ditulis temanku tanpa sepengetahuanku itu sudah sampai ke tangan cowok itu. Sebut saja namannya Joys. Hari – hari ku kulewati biasa saja namun setelah adanya peristiwa menyebalkan itu aku merasa terganggu. Joys hampir setiap hari membaca surat yang ditulis sahabatku atas namaku. Aku sangat malu. Tapi life must go on…
Meskipun aku suka dengan Joys tapi aku tahu bagaimana menyimpan rasa  dengan rapi.Kadang rindu jika tidak bertemu dengannya, merasa deg – deg an kalau melihatnya. Aku sungguh menikmati  jatuh cinta kepada orang yang dia belum tahu rasaku. Akan tetapi nasi sudah jadi bubur. Joys tahu aku suka dia dari surat menyebalkan itu.  Aku  brusaha setengah mati untuk  mengklarifikasi bahwa bukan aku yang membuat surat itu. Tapi hasilnya selalu nihil.
Aktivitasku semakin padat seiring kebutuhan di kota metropolitan yang sangat tinggi biaya hidupnya. Belajar menghidupi sendiri dengan membuka toki serba ada “Toko Lo Butuh gue ada”,  antar jemput anak, privat dll. Pekerjaan dengan waktu yang sangat padat tidak membuat kisah cintaku ku buang begitu saja. Rasa rinduku pada Joys masih menggebu. Dia memang jaim untuk bilang “I Love U” kepadaku. Ah ! bisa jadi memang dia tidak suka  padaku. Tetapi komunikasi aku dan dia jalan terus.  Kalo sudah SMS tak henti – hentinya mengalir.” Apa dia jatuh hati padaku  juga?”
Tanpa  diduga Joys menyatakan cintanya kepadaku . aku sangat terkejut. Muncul berbagai pertanyaan yang menggangguku. Aku panic. Beberapa hal mengenai dia aku buka di diaryku. Aku merasa sangat bahagia tapi  juga sedih. Joys memintaku menjadi istrinya, aku diberi waktu sekitar 1 bulan untuk menjawabnya.
Hari – hari ku sangat panic, rinduku yang menggebu masih ada walaupun aku harus beraktivitas padat. Kelebihan dia sangat banyak pun juga kekurangan dia. Rentan waktu 1 bulan aku gunakan untuk belajar menerima kekurangan dia. Komunikasi kami hanya melalui sms dan telepon. Maklum jarak Jakarta – semarang sangat jauh.
 Rasa cinta yang kurasakan dulu begitu dalam tiba – tiba berbalik hampir 90%, setelah aku tahu bahwa seorang teman sering mengajakku belajar diskusi keislaman di kampus Jakarta. Dan tiba – tiba dia membuka  tentang  profil calon istri yang ia cari. Aku seperti diminta untuk mundur perlahan. Tak bisa aku pulang ke daerah asal. Saat ini Aku masih kuliah semester 3.  Tahun 2011 belum juga Usai. Jakarta yang sudah ku jelajahi masih ku anggap sebagai ladang pengalaman yang harus kelewati.
 Jiwaku yang petualang merasa tak rela untuk kembali. Aku mulai memahami jodoh hanya Tuhan yang punya….dan aku serahkan kepada Tuhan. Bisa jadi inilah cara Tuhan memberi petunjuk. Pun ketika jodoh belum tepat untuk kita pasti Tuhan memberi jalan untuk mejauhkan. Tetapi siapa sangka Tuhan pun akan memudahkan ketika saat waktunya tiba.
Itulah aku enggan untuk berpusing- pusing soal cinta. Aku sangat tahu rasa jatuh cinta, dan aku hanya akan jatuh cinta pada yang sudah Tuhan halalkan untukku. Sepanjang hari aku lewati dengan bahagia. Semua adalah sahabat  baikku dikirim Tuhan kepadaku untuk membahagiakanku. Dan ia akan datang dari Tuhan. Aku tetap menunggu… ya.. Menunggu dari Tuhan. Dan Aku tetap bahagia karena Tuhan pasti memberikan dalam waktu dekat.
Bintaro, 19 Oktober 2011
~TO be Continued Part 2~
Penulis mengucapkan  ucapan special untuk seorang sahabat “Terimakasih untuk Serly*”….atas inspirasi kisahnya^_^. Semoga lancar ya … kuliahnya
*Serly : nama samaran